
|
 |
Berita Properti |
20/01/2009 08:42
Februari, Bunga KPR BTN Turun
DIREKTUR Utama Bank BTN, Iqbal Latanro, berkeyakinan suku bunga kredit pemilikan rumah/kredit pemilikan apartemen (KPR/ KPA) Bank BTN akan turun pada Februari mendatang. Namun, berapa besarnya belum bisa ditentukan.
"Sekarang Ini masih kami evaluasi." ujar Iqbal pada seminar bertema "Outlook Ekonomi Perbankan dan Properti 2009" di kantor pusat Bank BTN, Jakarta Pusat Rabu (14/1).
Butuh waktu untuk penyesuaian dalam mengubah tingkat suku bunga. Sebab, bank juga mempertimbangkan tingkat suku bunga produk perbankan yang lain. Apalagi, pada umumnya bank juga belum menurunkan suku bunga. Saat Ini suku bunga KPR/KPA Bank BTN antara 14 persen sampai 15 persen/tahun.
Sementara itu, Anggito Abimanyu, Kepala Badan Kebijakan Fiskal Departemen Keuangan, mengatakan, pemerintah menyerahkan sepenuhnya penurunan suku bunga KPR/KPA kepada perbankan. Karena BI rate hanya berupa acuan.
Deputi Gubernur BI, Mulyaman D Hadad, memprediksi angka kredit macet 2009 akan meningkat. Namun, tetap masih dalam batas aman yakni sekitar 5 persen. "Harus ada upaya sistematis dari bank untuk menahan laju kredit macet. Ini menjadi pekerjaan rumah bagi bank-bank," ucapnya.
Iqbal Latanro memprediksi angka kredit macet di Bank BTN akan mencapai 4 persen lebih. Naik lumayan tinggi dibanding 2008 yang mencapai 3.22 persen. "Maka kami akan hati-hati dalam mengucurkan kredit. ujarnya.
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (DPP PP REI), Teguh Satria, memprediksi BI rate akan terus turun hingga level 7 persen hingga 8 persen/tahun. Jika demikian, maka suku bunga KPR/KPA yang ideal adalah 10 persen sampai 12 persen. "Suku bunga sebesar itu cukup kondusif bagi sektor properti." ujarnya, (ver/wip)
(BTN)
sumber: http://www.btn.co.id |
|
|
|
 |
|

|